HUBUNGAN POLA ASUH PERSUASIF DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP KEDISIPLINAN SISWA KELAS VII MTS AL-HIKMAH

  • Asep Ganjar Sukarelawan STAI Sebelas April Sumedang
Keywords: pola asuh persuasif, motivasi belajar, kedisiplinan belajar

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian lapangan dengan pendekatan kuantitatif dengan mengambil subyek penelitian di MTS Al-Hikmah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengukur seberapa besar tingkat pola asuh persuasif yang diterapkan orang tua di rumah, mengukur seberapa besar tingkat motivasi belajar akidah dan akhlak, mengukur seberapa besar tingkat kedisiplinan belajar, mendeskripsikan seberapa besar pengaruh antara pola asuh persuasif dengan kedisiplinan belajar, dan mendeskripsikan seberapa besar pengaruh antara motivasi belajar akidah dan akhlak terhadap kedisiplinan belajar. Pengumpulan data dilakukan dengan mengadakan observasi, wawancara, dokumentasi dan kuisioner. Hasil penelitian menunjukkan: 1).Tingkat pola asuh persuasif orang tua siswa kelas VII MTS Al-Hikmah berada pada kategori sedang, motivasi belajar akidah dan akhlak pada kategori tinggi, dan kedisilpinan belajar pada kategori tinggi. Ini menunjukkan bahwa apabila pola asuh persuasif rendah yaitu anak diberi kebebasan naamun masih tetap dalam pengawasan yang baik, maka motivasi belajar dan kedisiplinan belajar siswa akan tinggi. 2). Pola asuh persuasif orang tua siswa kelas VII MTS Al-Hikmah tidak memiliki hubungan yang signifikan terhadap kedisiplinan belajar karena nilai sig 0,78 > 0.05, ini menunjukkan bahwa kesibukan orang tua di luar rumah tidak dapat membantu meningkatkan kedisiplinan belajar siswa. 3).Motivasi belajar akidah dan akhlak siswa kelas VII MTS Al-Hikmah dikatakan memliki hubungan yang positif dan signifikan terhadap kedisiplinan belajar siswa kelas VII MTS Al-Hikmah berada pada nilai sig 0,000 < 0,05, artinya semakin tinggi motivasi belajar dalam diri siswa khususnya belajar akidah dan akhlak semakin tinggi pula tingkat kedisiplinan belajar siswa. 4). Besar sumbangan motivasi belajar akidah dan akhlak terhadap kedisiplinan belajar sebesar 44,4% dan sisanya yaitu 55,6% dipengaruhi oleh faktor lain.


Abstract views: 127 | PDF (BAHASA INDONESIA) downloads: 121

Downloads

Download data is not yet available.

References

Arikunto, Suharsimi, Manajemen Penelitian, Jakarta: Rineka Cipta, 1990.
Amin Mohammad, Pengantar Pendidikan Islam, Pasuruhan: GBI Anggota IKAPI 1992
Basri, Hasan, Remaja Berkualitas, Pro-blematika Remaja dan Solusinya, Yog¬yakarta: Pustaka Pelajar, 1996.
Idrus, Muhammad, Metodologi Penelitian Ilmu Sosial, Yogyakarta: UII Press, 2007.
Mustaqim, Psikologi Pendidikan, Yogya-karta: Pustaka Pelajar, 2001.
Petranto Ira,Orang Tua Interaktif, Jakarta: Raja Grafindo Persada, 2005.
Rumini, Sri, Psikologi Umum, Yogyakarta: Fakultas Ilmu Pendidikan IKIP Yogyakarta, 1998.
Suwadi, dkk. Panduan Penulisan Skripsi, Yogyakarta: Jurusan Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sunan Kalijaga, 2012.
Sugihartono, dkk., Psikologi Pendidikan, Yogyakarta: UNY Press,2007.
Sugiyono, Metode Penelitian Pendidikan, Bandung: Alfabeta, 2010.
Sukmadinata, Nana Syaodih, Landasan Psikologi Proses Pendidikan, Bandung: Remaja, 2003.
Syah, Muhibbin, Psikologi Pendidikan: Suatu Pendekatan Baru, Bandung: Remaja Rosdakarya, 1995.
Tanzeh, Ahmad, Pengantar Metode Penelitian. Yogyakarta : Teras, 2009.
Published
2019-12-30
How to Cite
Sukarelawan, A. (2019). HUBUNGAN POLA ASUH PERSUASIF DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP KEDISIPLINAN SISWA KELAS VII MTS AL-HIKMAH. Al - Mujaddid: Jurnal Ilmu-Ilmu Agama, 1(2), 89-98. Retrieved from https://jurnal.staisebelasapril.ac.id/index.php/almujaddid/article/view/29
Section
Articles

Most read articles by the same author(s)